Lika Liku Perjalanan Laskar Informasi

Didunia kewartawanan siapa sih yang tidak kenal dengan film VERONICA GUERIN???sekilas saja, film yang disutradarai oleh Joel Schumacher dan dibintangi oleh Cate Blanchett yang diambil dari kisah nyata mengisahkan mengenai perjalanan seorang wartawan untuk mencari sebuha fakta untuk memenuhi tanggung jawab sosial..



nah dari film tersebut,banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dan gambaran yang dapat diperoleh untuk menjalankan tugas seorang jurnalist..

yaa.,.saya memang lebih suka mengambil sebuah pelajaran berharga dari sebuah film daripada duduk terpaku di dalam kelas mendengarkan dosen (klo tidak mengantuk), mencatat apa yang dibilang dosen (klo tidak malas) dan lain sebagainya..sebuah ketertarikan dapat dimulai jika kita menikmatinya…

“Kehidupan adalah keteguhan tekad, bukan apa yang diberikan oleh kehidupan

tetapi apa yang kita berikan untuk kehidupan;bukan apa kesulitan kita

tetapi bagaimana kita menghadapi kesulitan”

( Lewis L Dunnington)

Ketika awal saya mengenal kegiatan jurnalistik adalah pada waktu SMA ketika mengikuti  sebuah pelatihan jurnalistik yang diadakan oleh salah satu harian tertentu. Ketika itu, saya menganggap bahwa menjadi seorang wartawan atau menjadi seorang journalist sangatlah berat. Terutama ketika mencari berita. Apalagi setelah saya menonton film “Veronica Guerin”. Itu adalah sebuah film jurnalistik yang sangat hebat. Veronica Guerin benar-benar seorang Jurnalist sejati. Ia benar-benar memiliki rasa keingintahuan yang sangat besar sampai-sampai bertaruh nyawa. Seorang wartawan harus tanggap terhadap keadaan disekelilingnya, harus mempunyai rasa keingintahuan yang  besar mengenai keadaan disekitarnya dan harus berpikir kritis tentang apa yang dilihatnya. Itulah beberapa criteria yang Saya lihat dari film veronica Guerin ini dalam dunia kewartawanan.

Wartawan adalah seseorang yang harus mampu mencari sebuah kebenaran akan berita yang ia tulis. Bahkan dalam film veronica Guerin, ia mengejar sampai kepada pihak yang langsung terlibat, yakni dari Bandar pengedar narkoba dan dari korbannya secara langsung. Wartawan harus lihai dalam menarik narasumbernya sehingga ia dapat menggali informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai hal yang ia ingin tahu.

Namun disisi lain, menurut saya, wartawan bertugas hampir sama seperti seorang polisi, seorang penyelidik bahkan mungkin seperti detektif. Ketika ia sedang menjalankan tugas, ia akan selalu bertanya mengenai apa yang akan diberitakan dalam tulisannya. Sehingga terkadang tanpa disadari fungsinya telah melebihi seorang wartawan, yakni sebagai polisi bagian investigasi. Sehingga terkadang ini dapat mengancam nyawanya sendiri karena terlalu gegabah dalam melakukan tugasny. Ya. Seperti yang terjadi pada veronica Guerin yang nekad meneruskan penulisan beritanya mengenai pengedaran narkoba walaupun ia telah diancam dan dihajar habis-habisan oleh musuhnya yang tak lain adalah narasumbernya skaligus pelaku pembunuhan dan pengedar narkoba di Irlandia.

Dalam Undang-Undang No. 11 tahun 1996, pasal 1 ayat 3 disebutkan: “Kewartawanan ialah pekerjaan/kegiatan/ usaha yang berhubungan dengan pengumpulan, pengelolaan dan penyiaran dalam bentuk fakta, pendapat, ulasan, gambar-gambar dan lain-lain sebagainya untuk perusahaan, radio, televisi dan film”.

Dunia kewartawanan itu sangat berat. Dimana ketika kebenaran mulai ditanyakan, biasanya akan berbalik mengancam dirinya sendiri. Apalagi kalau ada kata-kata tertentu yang salah dikatakan dalam tulisan kita akan dapat menjadi sebuah konflik yang mungkin akan berujung pada hukum pengadilan. Sehingga pemilihan kata-kata dalam penulisan berita oleh seorang wartawan pun sangat perlu diperhatikan. Selain itu, menurut Saya wartawan itu tak selamanya disukai, karena pada satu sisi, tulisan yang dibuat akan dapat menarik musuh. Misalnya ketika tulisan itu menyangkut mengenai kejahatan seseorang seperti berita narkoba yang menyebut Jhon Giliigan perlu diselidiki yang diangkat oleh veronica Guerin. Akhirnya veronica Guerin menjadi target pembunuhsan bulan-bulanan dari Jhon Gilligan. Dan mungkin tak hanya Veronica Guerin yang gugur dalam tugasnya. Tetapi masih banyak wartawan lain baik di Indonesia maupun di luar negeri yang dihilangkan oleh para penjahat yang dimuat dalam tulisan seorang journalist. Oleh karena itu, selain kesiapan fisik, perlu juga disiapkan kesiapan mental karena setelah melihat film Veronica Guerin, seorang journalist harus benar-benar siap dalam menghadapi situasi yang mengancam.baik mengancam dirinya sendiri maupun mengancam orang lain khususnya keluraga.

Sebenarnya menjadi seorang wartawan atau menjadi seorang journalist adalah sesuatu yang menarik. Kita yang terjun langsung melihat disekeliling kita mengenai apa yang terjadi, sedangkan masyarakat hanya tahu perkara yang sedang terjadi keesokan harinya ketika  berita itu dimuat. Selain itu, wartawan adalah orang-orang yang paling tahu bahkan bisa dibilang berkuasa karena ia terjun langsung ke lapangan melihat kejadian secara langsung sehingga ia bisa tahu sampai ke akar permasalahan sedangkan masyarakat hanya tahu dipermukaan saja. Seperti yang digambarkan pada film veronica Guerin bahwa ia tahu sampai ke motif-motif pembunuhan yang terjadi dan apa yang sedang terjadi karena ia melihat dan melakukan wawancara langsung terhadap kepada para pelaku yang berperan. Namun hal itu sangatlah membutuhkan suatu keahlian dan kelihaian dalam berbicara dan menarik perhatian para narasumber yang menjadi target wawancara. Dan percayalah, hal itu sangatlah tidak mudah. Memiliki kemampuan berbicara yang lihai itu perlu teknik-teknik tertentu.

Namun sayangnya ada opini yang sedang berkembang saat ini mengenai journalist atau seorang wartawan mengenai masalah pendapatan. Mencari gagasan yang sedang berkembang, mencari berita, dan kemudian menulis sebuah berita sangatlah tidak mudah. Perlu banyak pengorbanan baik dari segi fisik, mental, maupun waktu. Seorang wartawan jarang memiliki waktu yang teratur karena ada deadline berita yang harus dikejar. Namun issu yang berkembang adalah gaji seorang wartawan itu sangat kecil. Mungkin bagi orang yang obsesinya kuat untuk mendapatkan gaji dalam bekerja akan senantiasa memikirkan hal tersebut, namun buat Saya, tanpa seorang wartawan, tanpa seorang journalist, semua orang akan buta dan haus akan informasi. Tanpa mereka, kita tidak akan tahu apa yang sedang terjadi di dunia luar, di Negara lain, di daerah lain. Dapat kita bayangkan tanpa seorang journalist, bisa saja prilaku manusia tidak berubah. Karena media massa dapat merubah prilaku seperti yang digambarkan dalam film Veronica Guerin. Dimana digambarkan ketika veronica menulis sebuah artikel yang memicu reaksi dari masyarakat sekitar Dublin yang melakukan aksi demonstrasi. Mereka mendesak pemerintah agar segera menindaklanjuti para pengedar dan Bandar narkoba yang berkeliaran.

Ketika melihat film veronica Guerin, Saya semakin menyadari bahwa memasuki dunia wartawan dan kewartawanan adalah memasuki dunia penuh risiko, dan wartawan merupakan ristaker cerdas, yang selalu mampu merespon dan mengantisipasi semua risiko hidup dan kehidupannya. Amat sangat beresiko. Dan itu sangat tergambar jelas di film tersebut. Oleh karena itu, buat Saya seorang journalist atau wartawan pantas disebut sebagai seorang LASKAR INFORMASI karena ia bagaikan seorang prajurit dalam mencari sebuah informasi demi sebuah perubahan. Tanpa seorang journalist, kita tidak akan tahu apakah gambaran yang ada dikepala kita mengenai kenyataan sama dengan apa yang ada di luar diri kita.

“Terkadang kehidupan yang sulit dan berliku membuat kita hidup lebih dewasa

dan siap menghadapi kesulitan hidup selanjutnya.

Dan memang itulah kehidupan”

(Aisyah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: